Tampilkan postingan dengan label Kata Bijak Santo Santa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kata Bijak Santo Santa. Tampilkan semua postingan
Senin, 29 November 2010
Kata Bijak Santo Vinsensius DePaul tentang Keutamaan Keramahan.
“Yesus ternyata memilih sebagai murid-murid-Nya orang-orang kasar yang tidak luput dari kelemahan-kelemahan, supaya dengan demikian Yesus bisa mengamalkan keramahan, kerendahan hati, dan kesabaran.”
(SV VII, 137 – 1 Mei 1658)
“Semoga Tuhan sudi menjiwai kita dengan keramahan-Nya yang agung itu, agar kelembutan memancar dari perkataan dan perbuatan kita… dengan demikian kita tidak mengecewakan sesama dan bisa berguna bagi mereka.”
(SV VI, 388 – 6 Agustus 1657)
“Keutamaan keramahan… menyebabkan kita bersikap sopan santun dan rela saling menghargai dalam pergaulan kita.”
(DBSV. V, 89)
“Keramahan adalah jiwa dari pergaulan yang baik dan karena itu membuat pergaulan menjadi bukan hanya berguna, melainkan juga menyenangkan.”
(DBSV. V, 89)
“Jika seseorang mengandung kegembiraan dalam hatinya, ia tak akan bisa menyembunyikannya. Kamu akan dapat melihat pada wajahnya.”
(SV X, 147)
Sabtu, 20 November 2010
Kumpulan Kata Bijak Santo Santa (1)
"Tuhan dapat mendatangkan yang baik bahkan dari keadaan yang teramat buruk sekalipun." (St. Nino)
“Kasih yang membawa Kristus dari surga ke dunia telah membawa Stefanus dari dunia ke surga… Kristus telah menjadikan kasih sebagai tangga yang memungkinkan segenap umat Kristiani untuk mendaki ke surga. Oleh karenanya, berpegang-teguhlah kepadanya, dengan segala ketulusan hati, hendaknya kamu saling membagikan wujud nyata kasihmu itu, dan dengan kemajuanmu dalam kasih, mendakilah bersama-sama.” (St. Fulgentius)
“Para rasul melihat Yesus secara jasmani, dari muka ke muka; mereka mendengarkan perkataan yang Ia ucapkan, dan setelah tiba saatnya mereka mewartakaan sabda-Nya itu kepada kita. Jadi, kita juga telah mendengarkan, meskipun kita tidak melihat; kita bersekutu dengan mereka, karena kita dan mereka memiliki iman yang sama.” (St. Agustinus.)
"Semoga kita menjadi orang yang penuh cinta kasih dan pengertian bagi mereka yang kita layani." (St. Raimundus dari Penyafort.)
“O keagungan yang mengagumkan dan kesudian yang menakjubkan! O perendahan diri yang luhur! O keluhuran yang merendah! Tuhan semesta alam, Allah dan Putra Allah, begitu merendahkan diri-Nya, sampai Ia menyembunyikan diri di dalam rupa roti yang kecil, untuk keselamatan kita! (St.Fransiskus Asisi)”
Langganan:
Postingan (Atom)