Tampilkan postingan dengan label Icon Santo. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Icon Santo. Tampilkan semua postingan

Minggu, 05 Desember 2010

Beberapa Ajaran St. Seraphim Sarov

St. Seraphim Sarov
 
Tentang Tuhan :
Tuhan adalah api, menghangatkan dan menyalakan hati dan batin. Jadi jika kita merasakan hati kita dingin, maka berserulah kepada Tuhan. Ia, dengan kedatangan-Nya akan menghangatkan hati kita dengan kasih yang sempurna, tidak hanya kepada Tuhan, tetapi juga kepada sesama di sekitar kita.

Di mana ada Tuhan, di sana tidak ada setan. Semua yang berasal dari Tuhan adalah kedamaian, kesehatan dan membimbing orang kepada penilaian dari ketidaksempurnaannya dan kerendahan hati.

Tuhan menujukkan bahwa cinta-Nya kepada manusia tidak hanya pada saat mereka berbuat baik, tetapi juga ketika mereka menghina-Nya dengan dosa dan membuat-Nya marah. Dengan suatu kesabaran yang luar biasa Ia menanggung pelanggaran kita. "Jangan memanggil Tuhan Hakim yang adil," kata St. Ishak, "karena hukumnya yang adil tidak tampak dalam perbuatan kita. Benar, Daud memanggil-Nya hakim yang adil dan benar, tetapi Putera Allah telah menunjukkan kepada kita bahwa Tuhan itu baik dan penuh belaskasihan. Di mana penghakiman-Nya yang adil? Kita adalah para pendosa, tetapi Kristus telah mati untuk kita." (St. Ishak dari Siria)

Rabu, 01 Desember 2010

Icon Kesyahidan St Andreas


St. Andreas
Peringatan: 30 November
Merupakan salah satu dari kedua belas para rasul. Saudara dari St. Petrus, sekaligus yang mengenalkan Yesus kepada Petrus. Setelah Yesus naik ke surga dan para rasul pergi ke seluruh bangsa, Andreas pergi ke daerah dekat Laut Hitam. Dia di percaya menjadi rasul di kerajaan Byzantium, yang lalu menjadi Kerajaan Rusia. 

Menjelang wafatnya ia di salibkan oleh gubernur Roma, Aegeas pada masa pemerintahan Nero. Dia di ikat tidak seperti Yesus di paku pada kayu salib. Menurut cerita jaman pertengahan, ia di salib dengan bentuk "X" karena merasa tidak pantas seperti Yesus. 

Senin, 29 November 2010

Kata Bijak Santo Vinsensius DePaul tentang Keutamaan Keramahan.





“Yesus ternyata memilih sebagai murid-murid-Nya orang-orang kasar yang tidak luput dari kelemahan-kelemahan, supaya dengan demikian Yesus bisa mengamalkan keramahan, kerendahan hati, dan kesabaran.”
(SV VII, 137 – 1 Mei 1658)

“Semoga Tuhan sudi menjiwai kita dengan keramahan-Nya yang agung itu, agar kelembutan memancar dari perkataan dan perbuatan kita… dengan demikian kita tidak mengecewakan sesama dan bisa berguna bagi mereka.”
(SV VI, 388 – 6 Agustus 1657)

“Keutamaan keramahan… menyebabkan kita bersikap sopan santun dan rela saling menghargai dalam pergaulan kita.”
(DBSV. V, 89)

“Keramahan adalah jiwa dari pergaulan yang baik dan karena itu membuat pergaulan menjadi bukan hanya berguna, melainkan juga menyenangkan.”
(DBSV. V, 89)

“Jika seseorang mengandung kegembiraan dalam hatinya, ia tak akan bisa menyembunyikannya. Kamu akan dapat melihat pada wajahnya.”
(SV X, 147)